13 Mei 2013

PUISI ANAK NEGRI



hembusan angin sepoi
dalam serentetan kemajuan
diartikan anak negriku
dalam mata tertutup rapat

bocah-bocah kecil
terhanyut di aliran sungai milenium
bermuara di laut modern
yang katanya menyenangkan itu

teknologi itupun mengelana
dan sesukanya mengikis
pundasi-pundasi keingin tahuan
kesempatan
hingga anak negriku megap-megap
tak berdaya
lalu mengeluh
menanggung nestapa

dalam kebodohan
menjulang kemiskinan
pada abad duapuluhan
sungguh memilukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar