31 Mei 2013
Puisi Cinta - Keraguan Hati
Pada pertemuan pertama kau begitu mempesona
Bagai rajutan kembang mawar
Merah merona kala menggoda
Tak sadar kakiku gemetar
Pikiran pun mulai buyar
Jantung berdetak menjadi percepatan
Otak memikirkan dengan sangat sering
Sepanjang hari...
Senyuman indah terbayang diangan-angan
Seakan yang lain tak penting lagi
Kucoba mecari keberadaanmu
Dimana kan kubelai lalu kucium keningmu
Mungkin terasa sulit untuk menyentuh hatimu yang kosong
Dengan satu rasa tanpa kata bohong
Kau sedikit tampak memberi harapan
Denngan menyambung kata dari apa yang aku ucapkan
Namun itu membuatku semakin tak mengerti
Apa yang sedang kualami?
Hatiku telah terbelenggu
Pikiranku juga terpaku
Kecantikan dan keindahan tubuhmu telah menggodaku
Seakan cinta penuh hasrat telah menyelimutiku
Hati kecilku selalu bertanya disetiap waktu
Apakah ini cinta, atau hanya sebatas nafsu...
kumpulan cerpen dan puisi terpopuler indonesia
30 Mei 2013
puisi lirik - Thufail Al Ghifari
SENJA KALA HIDAYAH DAN PENGHANCUR BERHALA
Mendekatlah engkau kedalam pelukanku
Agar dapat kupecahkan seribu ketakutanmu
Takkan kubiarkan satu hal saja melukai hatimu
Walau ku sadari lelaki ini memang tidak sempurna
Tapi bersama Allah
Oh...
Ku yakin semua akan baik-baik saja
Ku yakin semua akan baik-baik saja
Sempurnakan setengah agamaku
Biar ku cintai semua kekuranganmu
Ajarkan aku menerima mensyukuri dan dewasakan hidup ini
Bersamamu terujir kisah makna cinta sejati
Karena bersama Allah
Oh...
Ku yakin semua akan baik-baik saja
Ku yakin semua akan baik-baik saja
Ku yakin semua akan baik-baik saja
By : Thufail Al Ghifari
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
27 Mei 2013
Puisi Cinta - Bidadari Surga-Ku
Bidadari Surga-Ku
Setiap manusia punya rasa cinta,
yang mesti dijaga kesuciaanya
namun ada kala insan tak berdaya,
saat dusta mampir bertahta
kuinginkan dia,
yang punya setia.
Yang mampu menjaga kemurniannya.
Saat ku tak ada,
ku jauh darinya,
Amanah pun jadi penjaganya
Tiada yang memahami,
segala kekuranganku
kecuali kamu, Bidadariku
Maafkanlah aku
dengan kebodohanku
yang tak bisa membimbing dirimu
Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau Istriku
Engkaulah.....
Puisi Cinta - Bidadari
BIDADARI
Aku memang takut dan pengecut
Tiada rasa istimewa
Andai ingin yang lain
Pergi saja...
Biar kau mengerti dunia
Seindah apa isinya
Dikala fajar menjelang
Terkantuk aku dikereta khayal
Yang lain membawa terbang kesana
Aku merasa takut untuk ikut bersamanya
Apa aku harus menolak
Untuk itukah kau bilang
Aku penakut dan pengecut
Terasa pilihan yang begitu berat
Yang telah aku pilih
Apa dan siapa, sehingga ku tersudut
Bidadari, mana bidadari...?
Yang selalu membuat impian semu
Kapan dan dimana kutemui
Secantik apa bidadari...itu
Mungkinkah mimpi dalam mimpi
Akan jadi nyata
Agar aku selalu bersamanya
Dan saling cinta antara dua hati yang berbeda
Agar terbina cinta yang suci
Untuk selama-lamanya
Dan apa arti cinta
Puisi Kehidupan - Sepenggal Derita
Dalam kehidupan
Beribu derita melanda
Semuanya hanya membuatku luka
Luka yang mungkin tiada hentinya
Meratap, mengiris, menjerit, menangis
Tiada yang dapat aku tangkis
Sedan meremukkan badan hingga bengis
Tangis meluruhkannya hingga habis
Apa yang dapat aku lakukan
Hanya berserah dan selalu bersabar
Karna ku tahu hanya taqwa pada-Nya
Jalanku kan seterang mentari-Nya
Menjerit bukanlah jawaban
Menangis bukan pula pintaan
Hanya do'a yang menjadi pedoman
Agar yang Kuasa selalu dalam ingatan
Takkan kusesali nasibku ini
Tapi kubiarkan jadi saksi bisu
Akan datang bahagia dihati
26 Mei 2013
Puisi Kasih Cinta - Harapan Sebuah Cinta Seorang Kekasih
kumpulan cerpen dan puisi terpopuler indonesia
Harapan Sebuah Cinta Seorang Kekasih
Kau begitu mencintai dan menyayangiku
Mengertikanku saat kalut menyelimutiku
Kau beri segala yang kau punya
Untuk diriku yang serba apa adanya
Segala upaya kau lakukan dengan keikhlasan
Untuk meyakinkanku betapa indah cinta kita
Tak pernah merasa bosan dan penuh kesabaran
Engkau kuatkan aku kala aku lemah tak berdaya
Impian demi impian kau harapkan
Keabadian cinta penuh kebahagiaan
Mengatur langkah untuk sebuah pernikahan
Walau kau tau jalan cinta penuh rintangan
Kau tak kenal lelah
Kau pantang menyerah
Berharap semua akan indah
Cinta, kau, dan aku di jannah.
kumpulan cerpen dan puisi terpopuler indonesia
Harapan Sebuah Cinta Seorang Kekasih
Kau begitu mencintai dan menyayangiku
Mengertikanku saat kalut menyelimutiku
Kau beri segala yang kau punya
Untuk diriku yang serba apa adanya
Segala upaya kau lakukan dengan keikhlasan
Untuk meyakinkanku betapa indah cinta kita
Tak pernah merasa bosan dan penuh kesabaran
Engkau kuatkan aku kala aku lemah tak berdaya
Impian demi impian kau harapkan
Keabadian cinta penuh kebahagiaan
Mengatur langkah untuk sebuah pernikahan
Walau kau tau jalan cinta penuh rintangan
Kau tak kenal lelah
Kau pantang menyerah
Berharap semua akan indah
Cinta, kau, dan aku di jannah.
kumpulan cerpen dan puisi terpopuler indonesia
21 Mei 2013
Puisi - Membaca Tanda-Tanda Karya Taufiq Ismail
dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kita mulai merindukannya
Kita saksikan udara
abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari
Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan
hutan
Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru
Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air
air
mata
Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda?
Allah
Kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani abu dan batu
Allah
Ampuni dosa-dosa kami
Beri kami kearifan membaca
Seribu tanda-tanda
Karena ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari
Karena ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kami mulai
merindukannya.
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
18 Mei 2013
Puisi Anak Negri - SYARA ANAK JALANAN
SYARA ANAK JALANAN
SYARA ANAK JALANAN
SYARA ANAK JALANAN
Di kolong-kolong jembatan aku..
Bersenandung mengharap belas kasihmu..
Pandanganku yang kian hampa..
Sesuap nasi pun tak kunjung tiba..
Melihat mu aku tak peduli..
Bukan wakil rakyat tikus berdasi..
Bukan wakil rakyat tikus berdasi..
Aku memang mlarat..
Bukan seperti tikus keparat..
Bukan seperti tikus keparat..
Yang doyan uang rakyat..
Haus harta bak lintah darat..
Haus harta bak lintah darat..
Masih terdengar jeritan dan tangisan..
Dari anak kolong jembatan..
Kau butakan matamu..
Kau tulikan telingamu..
Kau butakan matamu..
Kau tulikan telingamu..
Takut kehilangan harta itu sifatmu..
Takut kehilangan kehormatan pun sifatmu..
Kau lebih rela korbankan rakyat..
Hanya demi se onggok martabat..
Takut kehilangan kehormatan pun sifatmu..
Kau lebih rela korbankan rakyat..
Hanya demi se onggok martabat..
Kau picik..
Kau pun licik..
Kau pun licik..
Di kolong jembatan aku..
Di jalanan kukais keberuntunganku..
Di jalanan kukais keberuntunganku..
Kau tak datang aku bangga..
Tak mengenal mu pun aku lega..
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
Tak mengenal mu pun aku lega..
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
SABAR ITU KATA YANG INDAH
Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku,
dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya
atau berselisih paham dengan orang lain.
Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri,
dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.
Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:
”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”
Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar. Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal.
Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.
Maksiat Menyebabkan Berbagai Bencana
“Tidaklah sekali-kali bangsa mengalami kehancuran, kalbu manusia
menjadi rusak, rumah tangga berantakan; berbagai pendapat saling
berseberangan; dan pemikiran menjadi kacau balau, kecuali karena
berbagai macam dosa dan kedurhakaan telah membudaya di kalangan umat
manusia,” demikian antara lain tulis Dr.’Aidh bin ‘Abdullah Al Qarni
dalam buku ‘ Hidupkan Hatimu.’ Maksiat akan menghalangi seseorang
mendapatkan kebahagiaan sejati. Hal itu karena pelaku maksiat di akhirat
akan mendapatkan hukuman dari Allah. Sedangkan di dunia orang yang
bermaksiat tidak akan mendapatkan ketenangan dalam hidupnya. Hal ini
bukan hanya diakui oleh orang yang beragama Islam saja, namun diakui
oleh manusia pada umumnya.Yaitu mereka yang memiliki hati nurani . “Hati
nurani bagaikan black box ‘kotak hitam‘ yang merekam segala ‘ceritera‘
hidup ini. Kejadian demi kejadian dari waktu ke waktu direkam dengan
apik oleh hati nurani. Saat inipun kita bisa kembali membuka rekaman
yang terjadi sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu. Apakah kita
melakukan dosa besar? Semua bisa kita ingat. Karena itulah, Allah
menjadikan hati nurani bersaksi di hadapan Allah pada hari kiamat (QS.Al
Aadiyaat 10). Jangan pernah bangga berhasil mendustai orang lain.
Bersedihlah karena sebelumnya, kita mendustai diri kita sendiri. Jangan
pernah merasa selamat dari dosa yang kita sembunyikan selama ini karena
semua akan tampak di hari ‘persaksian,‘ demikian antara lain kilah
M.Arifin Ilham dalam artikelnya ‘Hati Nurani‘. Salah satu contoh,
demonstrasi rakyat Amerika terhadap invasi Amerika ke Irak adalah bukti
konkrit bahwa pada dasarnya maksiat, kezaliman, penganiayaan itu tidak
membuahkan kebahagiaan. Bahkan menurut Sokrates, orang yang berbuat
kriminal lebih menderita daripada korbannya meskipun ia tidak dihukum
karena kejahatannya, namun ia adalah orang yang paling menderita. Kadang
ada kasus kejahatan yang pelakunya sulit dilacak. Berbagai usaha telah
dilakukan namun gagal. Ternyata, orang tersebut malah menyerahkan diri
kepada pihak yang berwajib. Hal itu dilakukannya karena ia merasa selalu
dijerat dosa.
(Buku Menggapai Kebahagiaan Sejati oleh Muhammad Syafii
Masykur).
PUISI ANAK NEGRI-CERMIN UNTUK NEGRI
Cermin Untuk Negri
Hey indonesiaku,
Hey negriku tercinta,
Musibah datang bertubi-tubi, bencana datang silih berganti tiada henti menghantam negri.,
Hey indonesiaku,
Hey negriku tercinta,
Maksiat apa yang kau perbuat,dosa apa yang kau lakukan?
Sehingga bencana datang bertubi-tubi menghantam negri.
Tanyakan juga kepada para pejabat di negri ini,
Hey para pejabat, maksiat apa yang kau perbuat sehingga bencana datang kau punya rakyat?
Tanyakan juga kepada para ulama dinegri ini,
Hey para ulama maksiat apa yang selama ìnì kau biarkan?
Yang selama ini kau diamkan, yang selama ini tidak kau cegah,
Hingga mengundang bencana dari sisi ALLAH SWT,
Dosa apa yang sudah kita buat? dosa apa yang telah kita lakukan?
Tidak mungkìn ALLAH SWT mengirimkan bencana bertubi-tubi kepada satu negri yang mayoritasnya muslim,
Yang banyak ulama, banyak kiyai, banyak majlis-majlis ta'lim,majlis-majlis dzikìr,
Kalau tanpa sabab musababnya.
Pasti ada yang tidak beres di negri ini sehingga bencana datang bertubi-tubi.
Marilah saudaraku,
Mari sama-sama kita perbaiki hati, perbaiki diri, perbaiki indonesia negri tercinta...!
Semoga kita selalu dalam bimbingan-NYA .
Amin amin Ya Rabbal 'alamin
Hey indonesiaku,
Hey negriku tercinta,
Musibah datang bertubi-tubi, bencana datang silih berganti tiada henti menghantam negri.,
Hey indonesiaku,
Hey negriku tercinta,
Maksiat apa yang kau perbuat,dosa apa yang kau lakukan?
Sehingga bencana datang bertubi-tubi menghantam negri.
Tanyakan juga kepada para pejabat di negri ini,
Hey para pejabat, maksiat apa yang kau perbuat sehingga bencana datang kau punya rakyat?
Tanyakan juga kepada para ulama dinegri ini,
Hey para ulama maksiat apa yang selama ìnì kau biarkan?
Yang selama ini kau diamkan, yang selama ini tidak kau cegah,
Hingga mengundang bencana dari sisi ALLAH SWT,
Dosa apa yang sudah kita buat? dosa apa yang telah kita lakukan?
Tidak mungkìn ALLAH SWT mengirimkan bencana bertubi-tubi kepada satu negri yang mayoritasnya muslim,
Yang banyak ulama, banyak kiyai, banyak majlis-majlis ta'lim,majlis-majlis dzikìr,
Kalau tanpa sabab musababnya.
Pasti ada yang tidak beres di negri ini sehingga bencana datang bertubi-tubi.
Marilah saudaraku,
Mari sama-sama kita perbaiki hati, perbaiki diri, perbaiki indonesia negri tercinta...!
Semoga kita selalu dalam bimbingan-NYA .
Amin amin Ya Rabbal 'alamin
17 Mei 2013
kumpulan Puisi Sahabat
Surat Untuk Seorang Sahabat
Surat Untuk Seorang Sahabat
Sahabat...
Kau bagian dari perjalanan hidup ini
Kau bagian dari sebuah perjuangan
Ragamu kokoh bagai cagar alam raya
Hatimu polos bagai anak usia balita
Sahabat...
Perhatianmu sungguh menyentuh hatiku
Begitu menggema dalam kalbkuku
Membangunkan aku dari tidur panjangku
Sahabat...
Kau selalu mengisi hari-hariku
Kau selalu membuat hidupku lebih berwarna
Kau selalu mengerti isi hatiku
Meski bibir ini tak berkata
Sahabat...
Segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga kurasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes diluka itu
Adalah air mata yang menetes dipipiku
Sahabat...
Kepedihan yang selalu tampak diwajahmu
Adalah mimpi buruk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Sahabat...
Mengapa kini semua telah berubah?
Kau khianati aku dan kau cemari ikatan kita
Dengan mudah kau melepas jemariku
Sedang kau tau aku rapuh tanpa kau disampingku
Sungguh ku ingin kau jadi sahabatku
Sampai akhir khayatku...
Tapi sebuah sungutan yang aku dapat bila ku salah
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku...
Lalu kemana ku harus mencari semua itu?
Sahabat...
Semoga dengan ini kau dapat mengerti betapa berartinya seorang sahabat didunia ini...!
Surat Untuk Seorang Sahabat
Surat Untuk Seorang Sahabat
Sahabat...
Kau bagian dari perjalanan hidup ini
Kau bagian dari sebuah perjuangan
Ragamu kokoh bagai cagar alam raya
Hatimu polos bagai anak usia balita
Sahabat...
Perhatianmu sungguh menyentuh hatiku
Begitu menggema dalam kalbkuku
Membangunkan aku dari tidur panjangku
Sahabat...
Kau selalu mengisi hari-hariku
Kau selalu membuat hidupku lebih berwarna
Kau selalu mengerti isi hatiku
Meski bibir ini tak berkata
Sahabat...
Segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga kurasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes diluka itu
Adalah air mata yang menetes dipipiku
Sahabat...
Kepedihan yang selalu tampak diwajahmu
Adalah mimpi buruk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Sahabat...
Mengapa kini semua telah berubah?
Kau khianati aku dan kau cemari ikatan kita
Dengan mudah kau melepas jemariku
Sedang kau tau aku rapuh tanpa kau disampingku
Sungguh ku ingin kau jadi sahabatku
Sampai akhir khayatku...
Tapi sebuah sungutan yang aku dapat bila ku salah
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku marah
Takkan pernah jadi milikku...
Lalu kemana ku harus mencari semua itu?
Sahabat...
Semoga dengan ini kau dapat mengerti betapa berartinya seorang sahabat didunia ini...!
Surat Untuk Seorang Sahabat
15 Mei 2013
PUISI GALAU
PUISI GALAU
Bunga Dan Do'a
Kulihat nirwana bertudung duka
Mendung menutupi bintang-bintang disurga
Dingin lembab ngilukan tulang tua
Murung suasanapun ikut berbela sungkawa
Aku turut berduka cita jiwaku
Keranda itu telah memasungmu
Berbalut kafan tua atas nama cinta
Sampaikan do'a sekalipun keliang asmara
Aku akan menunggui nisanmu
Menaburi bunga dan do'a cinta
Daripadanya akan tumbuh rerumputan
Yang indah tiap jengkal kehidupan.
Cinta Takut Mati
Duhai kuncup mawar
Berkumpullah selagi mungkin
Masa lalu masih dalam kembara
Dan kembang yang masih menyungging senyum hari ini
Besok akan menuju akhirnya
Pertontonkan diri selagi mungkin
Dan sekarang,
Bagai burung pemangsa
Yang telah dimabuk asmara
Lebih baik sekali waktu kita menuan
Daripada merana dalam kekuatannya
Yang lambat merekah.
PUISI GALAU
Bunga Dan Do'a
Kulihat nirwana bertudung duka
Mendung menutupi bintang-bintang disurga
Dingin lembab ngilukan tulang tua
Murung suasanapun ikut berbela sungkawa
Aku turut berduka cita jiwaku
Keranda itu telah memasungmu
Berbalut kafan tua atas nama cinta
Sampaikan do'a sekalipun keliang asmara
Aku akan menunggui nisanmu
Menaburi bunga dan do'a cinta
Daripadanya akan tumbuh rerumputan
Yang indah tiap jengkal kehidupan.
Cinta Takut Mati
Duhai kuncup mawar
Berkumpullah selagi mungkin
Masa lalu masih dalam kembara
Dan kembang yang masih menyungging senyum hari ini
Besok akan menuju akhirnya
Pertontonkan diri selagi mungkin
Dan sekarang,
Bagai burung pemangsa
Yang telah dimabuk asmara
Lebih baik sekali waktu kita menuan
Daripada merana dalam kekuatannya
Yang lambat merekah.
PUISI GALAU
puisi untuk sahabat
Hidup selalu berwarna
Hari terus berganti
Kau belum juga ku temui
Aku belum juga mengerti
Sosokmu selalu memberikan arti
Namun kita berjalan tanpa pemahaman pasti
Kau selalu datang saat dunia ini gelap
Namun kau pergi saat langit biru kembali
Kau setia kala tiba dukaku
Namun kau tutup mulut saat fitnah melandaku
Kau berikan ku pedang untuk melawan
Namun kau mengikat tanganku dengan dadu
Tanpa pemahaman pasti, kau ku anggap teman sejati
Namun pada nyatanya kau tak berarti
Hari demi hari perlahan mengabari
Seakan membenarkan akan kesalahan ini
Sosokmu tak lagi menjadi bagian hidup ini
Bagian dari perjuangan melawan penjajah negri
Hari terus berganti
Kau belum juga ku temui
Aku belum juga mengerti
Sosokmu selalu memberikan arti
Namun kita berjalan tanpa pemahaman pasti
Kau selalu datang saat dunia ini gelap
Namun kau pergi saat langit biru kembali
Kau setia kala tiba dukaku
Namun kau tutup mulut saat fitnah melandaku
Kau berikan ku pedang untuk melawan
Namun kau mengikat tanganku dengan dadu
Tanpa pemahaman pasti, kau ku anggap teman sejati
Namun pada nyatanya kau tak berarti
Hari demi hari perlahan mengabari
Seakan membenarkan akan kesalahan ini
Sosokmu tak lagi menjadi bagian hidup ini
Bagian dari perjuangan melawan penjajah negri
13 Mei 2013
PUISI ISLAMI
Rintihan Hati
Rahasia tak lagi menyembunyikan fakta....
Kala raga bertingkah dengan bangga
Dosa hanyalah banyolan yang membikin tertawa
Bisik hati kecilpun tak mampu menghentikan langkah
Kala kefanaan semakin memperelok suasana.
Tak ada lagi dahaga cinta.
Keabadianpun seperti samar bayangan...
Terkungkung kehalusan ilusi setan.
Detik tak akan pernah berhenti...
Semua yang terlampaui... ternyata tak memberi arti.
Sukma-sukma menjerit memekik memecahkan telinga....
Berapa lama lagi...
Sejauh apa lagi.....
Dan apakah tetap akan seperti ini...?
Rahasia tak lagi menyembunyikan fakta....
Kala raga bertingkah dengan bangga
Dosa hanyalah banyolan yang membikin tertawa
Bisik hati kecilpun tak mampu menghentikan langkah
Kala kefanaan semakin memperelok suasana.
Tak ada lagi dahaga cinta.
Keabadianpun seperti samar bayangan...
Terkungkung kehalusan ilusi setan.
Detik tak akan pernah berhenti...
Semua yang terlampaui... ternyata tak memberi arti.
Sukma-sukma menjerit memekik memecahkan telinga....
Berapa lama lagi...
Sejauh apa lagi.....
Dan apakah tetap akan seperti ini...?
PUISI CINTA TERLARIS REMAJA
Akuilah Cinta
Kita tahu
kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara
Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari
Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga
Aku tak peduli
bila langit menggulung mendungnya
dan menghujam bumi dengan ribuan bintik
lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar
tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut
untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa
Selelah apapun mataku mencari wujudmu
selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak mengejar bayangmu
apapun yang kau lakukan
bagaimanapun kau menolaknya
cinta akan tetap berada disana
menunggumu mengakui keberadaannya
kau dan aku tahu itu
Kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
Kita tahu
kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara
Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari
Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga
Aku tak peduli
bila langit menggulung mendungnya
dan menghujam bumi dengan ribuan bintik
lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar
tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut
untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa
Selelah apapun mataku mencari wujudmu
selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak mengejar bayangmu
apapun yang kau lakukan
bagaimanapun kau menolaknya
cinta akan tetap berada disana
menunggumu mengakui keberadaannya
kau dan aku tahu itu
Kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
Puisi Cinta Sejati Romantis Sangat Menyentuh Hati
Puisi Cinta Sejati Romantis Sangat Menyentuh Hati
Surga Harapan Cinta Kita
Kurindu akan hadirmu
Rindu akan canda, tawa, dan bahagiamu
Rindu akan kasih sayang yang penuh keikhlasan
Sungguh hatimu indah pada pandangan rasaku
Akhlaqmu indah pada pandangan mataku
Kau benahi kerusakan yang ada padaku
Kau tuntun aku kejalan kedamaian
Kau bawa aku ke samudera keikhlasan
Dimana tak seorangpun yang haus akan harta dan kekuasaan
Kau ajari untuk berbagi dgn segala apa yang aku miliki
Kau berbisik kepadaku untuk selalu mengingat akan keberadaan akhirat
Dimana kita dihisab,
Untuk mempertanggung jawabkan segala yang telah diperbuat
Disetiap malam kulantunkan do'a untuk sebuah cinta
Dimana aku berharap keutuhan cinta kita selalu terjaga
Tanpa goyah diterjang ombak
Tanpa rapuh termakan masa
Namun kini apalah daya
Tiada seorang-pun yang mampu melawan kehendak-Nya
Kau pergi terlebih dahulu menghadap Sang Pencipta
Kau tinggalkan aku dengan separuh cinta
Kini ku seorang diri...
Dimana aku harus menjaga sebuah keutuhan cinta
Dimana cinta kembali bersatu sesampainya disurga
Puisi Cinta Sejati Romantis Sangat Menyentuh Hati
Surga Harapan Cinta Kita
Kurindu akan hadirmu
Rindu akan canda, tawa, dan bahagiamu
Rindu akan kasih sayang yang penuh keikhlasan
Sungguh hatimu indah pada pandangan rasaku
Akhlaqmu indah pada pandangan mataku
Kau benahi kerusakan yang ada padaku
Kau tuntun aku kejalan kedamaian
Kau bawa aku ke samudera keikhlasan
Dimana tak seorangpun yang haus akan harta dan kekuasaan
Kau ajari untuk berbagi dgn segala apa yang aku miliki
Kau berbisik kepadaku untuk selalu mengingat akan keberadaan akhirat
Dimana kita dihisab,
Untuk mempertanggung jawabkan segala yang telah diperbuat
Disetiap malam kulantunkan do'a untuk sebuah cinta
Dimana aku berharap keutuhan cinta kita selalu terjaga
Tanpa goyah diterjang ombak
Tanpa rapuh termakan masa
Namun kini apalah daya
Tiada seorang-pun yang mampu melawan kehendak-Nya
Kau pergi terlebih dahulu menghadap Sang Pencipta
Kau tinggalkan aku dengan separuh cinta
Kini ku seorang diri...
Dimana aku harus menjaga sebuah keutuhan cinta
Dimana cinta kembali bersatu sesampainya disurga
PUISI ANAK NEGRI
hembusan angin sepoi
dalam serentetan kemajuan
diartikan anak negriku
dalam mata tertutup rapat
bocah-bocah kecil
terhanyut di aliran sungai milenium
bermuara di laut modern
yang katanya menyenangkan itu
teknologi itupun mengelana
dan sesukanya mengikis
pundasi-pundasi keingin tahuan
kesempatan
hingga anak negriku megap-megap
tak berdaya
lalu mengeluh
menanggung nestapa
dalam kebodohan
menjulang kemiskinan
pada abad duapuluhan
sungguh memilukan
PUISI PERUBAHAN DUNIA
Ketika langit tak lagi biru
Ketika matahari enggan menyinari bumi
Apa yang bisa diperbuat?
Manusia tidaklah punya daya dan upaya
Semua yang ada hanya titipan semata
Alam raya tidaklah lagi indah
Semua telah hilang bab ulah keserakahan manusia
Ketenangan dimalam hari tak lagi kurasa
Yang ada hanyalah kebisingan suara manusia
Yang serba sibuk menghitung-hitung harta
Kerusakan demi kerusakan telah terjadi
Wanita dan lelaki tak lagi menjadi pasangan serasi
Mementingkan dirisendiri meningkat tinggi
Seolah hidup tiada mati...
Ketika matahari enggan menyinari bumi
Apa yang bisa diperbuat?
Manusia tidaklah punya daya dan upaya
Semua yang ada hanya titipan semata
Alam raya tidaklah lagi indah
Semua telah hilang bab ulah keserakahan manusia
Ketenangan dimalam hari tak lagi kurasa
Yang ada hanyalah kebisingan suara manusia
Yang serba sibuk menghitung-hitung harta
Kerusakan demi kerusakan telah terjadi
Wanita dan lelaki tak lagi menjadi pasangan serasi
Mementingkan dirisendiri meningkat tinggi
Seolah hidup tiada mati...
12 Mei 2013
PUISI SANDIWARA CINTA
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
SANDIWARA CINTA
Indah sapa dan tutur kata
Membuat hati luluh terbawa suasana
Uraian kata slalu kupercaya
Setiap cerita tiada ku curiga
CintaMu mengisi hari-hariku
Bayangmu selalu ada disetiap waktuku
Hingga ku yakin kau benar untukku
Ku lengkapi kurangmu dengan kelebihanku
Ku tutupi kartu hitammu semampuku…
Agar tiada yang menggunjingmu
Agar tiada yang merendahkanmu…
Bagai disambar petir hatiku
Saat ku lihat kebenaran itu
Ku terluka juga kecewa dengan kepercayaan yang ternoda
Tulus hati ternyata hanya dimengerti tanpa arti…
Sandiwara cinta…mestinya tahu akan hati yang kurasa
mengapa begitu tega…
Tulusnya hati kini terluka tanpa arti
Renungkan dalam hati jika kau berada diposisi ini…
Mestinya bisa memilih permainan dan siapa yg dipermainkan
Bukan Dimainkan dipermainan yang penuh kejujuran dalam kepercayaan.
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
SANDIWARA CINTA
SANDIWARA CINTA
Indah sapa dan tutur kata
Membuat hati luluh terbawa suasana
Uraian kata slalu kupercaya
Setiap cerita tiada ku curiga
CintaMu mengisi hari-hariku
Bayangmu selalu ada disetiap waktuku
Hingga ku yakin kau benar untukku
Ku lengkapi kurangmu dengan kelebihanku
Ku tutupi kartu hitammu semampuku…
Agar tiada yang menggunjingmu
Agar tiada yang merendahkanmu…
Bagai disambar petir hatiku
Saat ku lihat kebenaran itu
Ku terluka juga kecewa dengan kepercayaan yang ternoda
Tulus hati ternyata hanya dimengerti tanpa arti…
Sandiwara cinta…mestinya tahu akan hati yang kurasa
mengapa begitu tega…
Tulusnya hati kini terluka tanpa arti
Renungkan dalam hati jika kau berada diposisi ini…
Mestinya bisa memilih permainan dan siapa yg dipermainkan
Bukan Dimainkan dipermainan yang penuh kejujuran dalam kepercayaan.
Kumpulan Cerpen dan Puisi Terpopuler Indonesia
SANDIWARA CINTA
10 Mei 2013
PUISI CINTA
Ditangan ini,
Segenggam benih cinta dapat menjadi abu
Memberimu apa yang diinginkan untuk difahami
Bila terhirup akan membuat tersedak
Bila jatuh ditanaman, melapangkan udara
Cinta yang terlihat merah dan ranum
Tidak identik buah apel
Gigitan yang ditinggalkan hanyalah untukmu
Bukan dibagi seperti potongan kue perayaan
Meski tak sampai membuatmu tenggelam
Cinta tetap pijakan yang basah
Insan yang tak berpegang akan terpeleset
Dan jatuh dalam kepiluan,
Tidak jika kau mengetahui
Ketika mencintai dan dicintai hak tiap insan
Maka tak satupun dapat menghalanginya tumbuh
Menjadi belukar dihati
Segenggam benih cinta dapat menjadi abu
Memberimu apa yang diinginkan untuk difahami
Bila terhirup akan membuat tersedak
Bila jatuh ditanaman, melapangkan udara
Cinta yang terlihat merah dan ranum
Tidak identik buah apel
Gigitan yang ditinggalkan hanyalah untukmu
Bukan dibagi seperti potongan kue perayaan
Meski tak sampai membuatmu tenggelam
Cinta tetap pijakan yang basah
Insan yang tak berpegang akan terpeleset
Dan jatuh dalam kepiluan,
Tidak jika kau mengetahui
Ketika mencintai dan dicintai hak tiap insan
Maka tak satupun dapat menghalanginya tumbuh
Menjadi belukar dihati
PUISI JIWA RELIGI
SIAPA AKU?
Aku Di Sini Terjerat
Jaring-Jaring Kebodohan
Yang Menggiring Diri
Ke Lembah Kegelapan
Gelap Pikir Gelap Rasa
Rasaku Hilang Akan Diri
Diriku Kehilangan Jiwa
Aku Lupakan Tuhan
Aku Tinggalkan Nabi
Aku Hilangkan Insani
Rasaku Terdampar Di Alam Hampa
Tanpa Hasrat Tanpa Harap
Mimpiku Terperangkap
Jaring-Jaring Jahiliyah
Sesatkan Diri Di Batas Senja
Dan Aku Di Sana Terpancar
Sinar-Sinar Kemasyhuran
Yang Menggiring Diri
Ke Samudera Kesunyian
Sunyi Suara Alam
Sunyi Kalam Ilahi
Kucoba Bangkit Dari Tidur Sesatku
Hadirkan Tuhan Semesta Raya
Yang Dipuja Ibrahim
Tuhan! Seruku...
Siapa Aku?
Kenalkanku Akan Diriku
Kenalkanku Akan AdaMu
Lepaskanku Dari Kelambu Jahiliyah
Hindarkanku Terbaring Di Ranjang Kecemasan.
Aku Di Sini Terjerat
Jaring-Jaring Kebodohan
Yang Menggiring Diri
Ke Lembah Kegelapan
Gelap Pikir Gelap Rasa
Rasaku Hilang Akan Diri
Diriku Kehilangan Jiwa
Aku Lupakan Tuhan
Aku Tinggalkan Nabi
Aku Hilangkan Insani
Rasaku Terdampar Di Alam Hampa
Tanpa Hasrat Tanpa Harap
Mimpiku Terperangkap
Jaring-Jaring Jahiliyah
Sesatkan Diri Di Batas Senja
Dan Aku Di Sana Terpancar
Sinar-Sinar Kemasyhuran
Yang Menggiring Diri
Ke Samudera Kesunyian
Sunyi Suara Alam
Sunyi Kalam Ilahi
Kucoba Bangkit Dari Tidur Sesatku
Hadirkan Tuhan Semesta Raya
Yang Dipuja Ibrahim
Tuhan! Seruku...
Siapa Aku?
Kenalkanku Akan Diriku
Kenalkanku Akan AdaMu
Lepaskanku Dari Kelambu Jahiliyah
Hindarkanku Terbaring Di Ranjang Kecemasan.
9 Mei 2013
PUISI KEIKHLASAN SEORANG IBU
KEIKHLASAN SEORANG IBU
Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku
Seonggok Cacian selalu menghampiri mu
secerah hinaan tak perduli bagi mu
selalu kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru bagi anak mu
Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu membahagiakan aku
Dan yang selalu kau berkata pada ku
Aku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku
PUISI UNTUK IBU
Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa ibu
Ibu yang seLaLu mengerti aku
Ibu yang tak pernah Letih menasehatiku
Ibu yang seLaLu menemani
DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa ibu aku merasa hampa hidup di dunia
Tanpa ibu aku bukanlah apa-apa
Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun
Engkau sangat berharga bagiku
WaLau terkadang memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku
Ya Tuhanku,,
BerikanLah kesehatan selalu pada ibuku
Berkahilah usianya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada
Ibu yang seLaLu mengerti aku
Ibu yang tak pernah Letih menasehatiku
Ibu yang seLaLu menemani
DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa ibu aku merasa hampa hidup di dunia
Tanpa ibu aku bukanlah apa-apa
Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun
Engkau sangat berharga bagiku
WaLau terkadang memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku
Ya Tuhanku,,
BerikanLah kesehatan selalu pada ibuku
Berkahilah usianya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada
5 Mei 2013
PUISI CINTA KARYA ANAK BANGSA
CINTA ITU TAK TAU SIAPA
Menahan rindu begitu berat
Diterpa badai cinta
Terombang ambing di samudera getar hati
Aku hanya bisa tunduk dan pasrah
Kata kata tumpah ruah
Bagaikan air bah
Lalu hilang kemana entah
akal bijak menjadi tumpul
otak pindah ke dengkul
Berjalan tak bermata
berlari tidak bekaki
Berenang tak bertepi
Berperahu tak bernakoda
Hilang haluan…
Ingin saja tenggelam
Pingsan terdampar di pantai
Ketika bangun kuingin pulau impian itu
Tidak lagi dalam mimpi
Aku bukan diriku lagi
Seperti tak kukenali diri ini
4 Mei 2013
PUISI - EGOIS BUKAN JALAN YANG - TERBAIK
EGOIS BUKAN JALAN YANG - TERBAIK
Hargai orang lain jika ingin di hargai
Sayangi semua orang jika ingin disayangi
Pahami arti dan makna yang tersembunyi dibalik sebuah kata-kata
Bersikap dewasa akan disenangi oleh semua orang
Jangan hanya memainkan ego semata yang bisa merasuki seluruh jiwa
Dengarkanlah wahai sahabat...
Keegoisan bukanlah hal terbaik untuk diikuti
Melawan ego itulah hal yang paling baik untuk dilakukan meskipun teramat susah untuk dilakukan
Bukannya aku sok untuk menggurui
Tapi percayalah bahwa keegoisan akan menjerumuskan kita untuk berbuat kesalahan
Semua terserah padamu wahai sahabat.
Engkau berhak untuk memilih jalan hidupmu sendiri
Apakah engkau mau dikuasai oleh ego ataupun tidak
Semua tergantung dari dalam dirimu
Jawabannya ada pada dirimu sendiri duhai sahabat
PUISI CINTA PANDANGAN PERTAMA
Mengenalmu Sesuatu Yang Indah Bagiku
Walau sepintas ku melihatmu
Secepat angin berlalu ku dengar suaramu
Wajahmu terlukis indah dalam benakku
Suaramu merdu pada pendengaranku
Pagi hilang malam kembali datang
Begitu pula sebaliknya,
Kau paksa aku untuk memikirkanmu
Seakan kau tuntut aku untuk mencintaimu
Kau beri aku ruang dalam hatimu
Namun kau tak mau mengerti tentang diriku
Kau takut akan kehilanganku
Namun aku tak tau, Apakah kau mencintaiku?
Tanya demi tanya mendatangiku
Membuat ragu akan rasa yang ada
Rasa yang selalu mengetuk dinding jiwa
Dimana aku dipaksa untukberkata cinta
Walau sepintas ku melihatmu
Secepat angin berlalu ku dengar suaramu
Wajahmu terlukis indah dalam benakku
Suaramu merdu pada pendengaranku
Pagi hilang malam kembali datang
Begitu pula sebaliknya,
Kau paksa aku untuk memikirkanmu
Seakan kau tuntut aku untuk mencintaimu
Kau beri aku ruang dalam hatimu
Namun kau tak mau mengerti tentang diriku
Kau takut akan kehilanganku
Namun aku tak tau, Apakah kau mencintaiku?
Tanya demi tanya mendatangiku
Membuat ragu akan rasa yang ada
Rasa yang selalu mengetuk dinding jiwa
Dimana aku dipaksa untukberkata cinta
1 Mei 2013
PUISI ORANG PINGGIRAN
PINTA KAMI ( ORANG PINGGIRAN )
terik matahari adalah kawan kami..
debu jalanan adalah embun bagi kami..
deru mesin adalah lagu yang merdu bagi kami..
kolong jembatan dan emperan adalah istana kami..
kami bisa tertidur nyenyak diatas tumpukan kardus..
kami bisa merasa hangat dengan selimut koran-koran bekas..
bahkan kami terbiasa makan nasi tanpa lauk dengan rakus..
tapi kenapa hidup kami masih di tindas..
istana kardus kami dibumi hanguskan..
gerobak-gerobak nasi kami di sita tanpa belas kasihan..
mengatas namakan hukum dan ketertiban..
membuat kami melewati hari-hari dengan kelaparan..
kami tak pernah meminta lebih..
untuk kehidupan yang gemerlap..
bermimpi jadi konglomeratpun kami tak pernah..
kami sadar makan tiga kali sehari itu sudah mewah..
lihatlah anak kami yang tak sekolah..
setiap hari hanya mengais sampah..
tak pernah mengeluh meski kaki luka dan bernanah..
demi sesuap nasi mereka tabah..
tidakkah kalian malu hai para penguasa..
menjual nama kami demi setumpuk harta..
ingatlah kami ini juga manusia..
berhak mendapat tempat meskipun kami di pandang hina..
dengarlah pinta kami hai para penguasa..
biarkan kami hidup bebas tanpa diburu dan disiksa..
mengejar hari esok demi anak cucu kami yang buta aksara..
agar mereka tak jadi sampah dunia..
dengan tekat ini kami yakin bisa..
istana kardus ini akan jadi istana yang nyata..
karena kami adalah orang pinggiran berhati baja..
takan takut dengan yang namanya derita..
suatu hari nanti kamilah orang-orang yang merdeka..
terik matahari adalah kawan kami..
debu jalanan adalah embun bagi kami..
deru mesin adalah lagu yang merdu bagi kami..
kolong jembatan dan emperan adalah istana kami..
kami bisa tertidur nyenyak diatas tumpukan kardus..
kami bisa merasa hangat dengan selimut koran-koran bekas..
bahkan kami terbiasa makan nasi tanpa lauk dengan rakus..
tapi kenapa hidup kami masih di tindas..
istana kardus kami dibumi hanguskan..
gerobak-gerobak nasi kami di sita tanpa belas kasihan..
mengatas namakan hukum dan ketertiban..
membuat kami melewati hari-hari dengan kelaparan..
kami tak pernah meminta lebih..
untuk kehidupan yang gemerlap..
bermimpi jadi konglomeratpun kami tak pernah..
kami sadar makan tiga kali sehari itu sudah mewah..
lihatlah anak kami yang tak sekolah..
setiap hari hanya mengais sampah..
tak pernah mengeluh meski kaki luka dan bernanah..
demi sesuap nasi mereka tabah..
tidakkah kalian malu hai para penguasa..
menjual nama kami demi setumpuk harta..
ingatlah kami ini juga manusia..
berhak mendapat tempat meskipun kami di pandang hina..
dengarlah pinta kami hai para penguasa..
biarkan kami hidup bebas tanpa diburu dan disiksa..
mengejar hari esok demi anak cucu kami yang buta aksara..
agar mereka tak jadi sampah dunia..
dengan tekat ini kami yakin bisa..
istana kardus ini akan jadi istana yang nyata..
karena kami adalah orang pinggiran berhati baja..
takan takut dengan yang namanya derita..
suatu hari nanti kamilah orang-orang yang merdeka..
PERBEDAAN YANG ADA PADA MANUSIA
PERBEDAAN YANG ADA
Pada dasarnya manusia itu sama
Kau dan aku sama-sama insan yg tak luput dari salah dan dosa
Namun inilah perbedaan yang ada pada diri kita
Kau berdasi, ak bernyanyi
Kau berpendidikan, aku anak jalanan
Ka bermewah-mewahan dengan harta yang kau punya
Aku berkawan dengan seisi jagad raya
Kau bekerja untuk memperkaya diri
Aku bekerja untuk hidup lebih berarti
Kau manusia penuh rasa kurang
Aku manusia dengan apa yang ku punya, ak cukup senang
Namun perbedaan yang ada
Kau hidup untuk harta
Dan harta ada untuk hidup saya...
Pada dasarnya manusia itu sama
Kau dan aku sama-sama insan yg tak luput dari salah dan dosa
Namun inilah perbedaan yang ada pada diri kita
Kau berdasi, ak bernyanyi
Kau berpendidikan, aku anak jalanan
Ka bermewah-mewahan dengan harta yang kau punya
Aku berkawan dengan seisi jagad raya
Kau bekerja untuk memperkaya diri
Aku bekerja untuk hidup lebih berarti
Kau manusia penuh rasa kurang
Aku manusia dengan apa yang ku punya, ak cukup senang
Namun perbedaan yang ada
Kau hidup untuk harta
Dan harta ada untuk hidup saya...